Stone Garden Bandung

Stone Garden Bandung : Wisata Terumbu Karang di Atas Bukit

Ribuan tahun silam, tanah Bandung adalah sebuah dasar dari danau purba raksasa. Sebuah danau yang terbentuk karena terbendungnya Sungai Citarum Purba, akibat meletusnya Gunung Sunda yang membentuk kaldera raksasa. Sebab itulah Bandung dikelilingi gunung-gunung. Juga memiliki bentangan alam seperti mangkuk raksasa yang seringkali disebut sebagai Cekungan Bandung.

Salah satu gugusan tepi Danau Purba terletak di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Di tempat ini, kita akan menjumpai pegunungan karst (kapur) di sisi kanan kiri jalan. Tampak pula aktivitas penambangan batuan kapur dengan menggunakan alat-alat berat.

Jutaan tahun lalu (sebelum terbentuk Danau Purba), kawasan Padalarang merupakan kawasan lautan dangkal. Pendapat lain menyebutkan bahwa dahulu, Pantura terletak disini. Maka jelas sudah mengapa tempat ini dipenuhi batuan kapur yang ternyata berpolakan fauna purba.

Sedang ribuan tahun silam, air laut di kawasan ini surut dan menjadi hunian bagi manusia prasejarah (manusia purba). Keberadaan artefak dan fosil-fosil biota laut (hewan laut dan terumbu karang) di kawasan Padalarang ini dapat kita temukan di Stone Garden.

Gerbang Stone Garden

Gerbang Stone Garden, Padalarang, Kab. Bandung Barat

Terletak di Kp. Girimulya, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat; Stone Garden menyajikan pemandangan alam yang indah dan berbeda. Hamparan bebatuan tersebar di segala penjuru dari mulai ukuran kecil hingga besar. Bebatuan ini adalah terumbu karang dan fosil-fosil karang laut purba.

Stone Garden disebut juga Pasir Pawon atau Bukit Pawon. Pasir adalah Bahasa Sunda untuk bukit. Disebut Pawon karena konon di dalam Gua Pawon terdapat struktur batu yg mengerucut ke atas dan berlubang seperti tungku. Layaknya sebuah dapur di dalam rumah. Di tempat ini, terdapat pula struktur bangunan berundak yang lazim digunakan sebagai sarana ritual masyarakat zaman megalitik.

Stone Garden Bandung

Batuan fosil purba yang bertebaran seperti pasir

Stone Garden Bandung

Hamparan batuan fosil di Stone Garden

Akses menuju Stone Garden mudah dijangkau. Dari Tol Padalarang, ambil kanan ke arah Situ Ciburuy. Melajulah terus hingga tiba di kawasan Tagog Apu. Di sana, kita akan melihat papan petunjuk menuju Stone Garden. Jika dari arah Bandung, Stone Garden terletak di sebelah kanan jalan.

Ada 2 jalur menuju Stone Garden, yaitu:  

  1. Melalui Gua Pawon. Pengunjung harus mendaki bukit untuk menuju Stone Garden selama kurang lebih 30 menit.
  2. Melalui Gunung Masigit (patokan : Masjid Al-Ikhlas). Ini adalah jalur terdekat menuju Stone Garden. Jarak dari jalan raya menuju Stone Garden hanya 500 meter dan dapat ditempuh selama 5 menit. Hanya saja jalan menuju objek tampak rusak dan licin karena merupakan jalur mobil keruk.

Biaya masuk ke kawasan konservasi arkeologi ini cukup murah yakni Rp. 4000,- (sudah termasuk asuransi kecelakaan AJB Bumiputera). Kawasan ini seringkali dijadikan spot untuk foto prewedding. Biaya yang dikenakan sebesar Rp. 200.000,-

Jika sedang berada di Bandung, mampirlah sejenak di Stone Garden dan nikmati keajaiban alamnya. Kita akan melihat, duduk dan berdiri di atas terumbu karang, yang jutaan tahun lalu berada di dasar lautan. Kita juga menatap Bandung dari ketinggian, yang dahulu kala adalah kaldera yang kemudian menjadi Danau Purba.

Ah, kalau begitu masyarakat Bandung  tinggal di kawah raksasa!

Stone Garden benar-benar memiliki sajian alam yang luar biasa dan beda 🙂

Stone Garden Bandung : Wisata Terumbu Karang di Atas Bukit
5 (100%) 1 vote
(Visited 838 times, 1 visits today)


About

Perempuan Sunda penyuka kelana. Punya mimpi jadi penulis. Tahu sedikit tentang kanker dan pengobatannya. Suka buku. Girang kalau punya teman baru. Menulis dengan cinta di ijaah.com dan berkicau riang di @ijahzahra. Email : zahra.rabbiradlia@gmail.com


'Stone Garden Bandung : Wisata Terumbu Karang di Atas Bukit' have 20 comments

  1. 10/09/2015 @ 1:49 pm sutopo

    wah mantab banget nih pemandannya , indah …..

    Reply

  2. 10/09/2015 @ 5:15 pm Rinrin Irma Rahmawati

    hiyyy.. kebayang ya, dulu mah kaya’nya gak ada Bandung teh… sekarang Bandung dilingkung ku gunung. Kalau bawa anak-anak, aksesnya mudah gak neng?

    Reply

    • 10/11/2015 @ 6:31 am Zahra Rabbiradlia

      Iya teh. Kalau ngebayangin dulu Bandung teh danau purba asa ngeri gimana gitu ya 😀
      Bawa anak-anak aman teh, mendakinya gak terlalu jauh kalau masuknya lewat Gunung Masigit. Anak-anak pasti suka 🙂

      Reply

  3. 10/09/2015 @ 5:28 pm Nathalia DP

    pengen ngajakin keluarga main ke sini ah…

    Reply

  4. 10/09/2015 @ 6:56 pm Noniq

    Baru tauuuuuuuu, pengen kesini kapan-kapan ^^

    Reply

  5. 10/09/2015 @ 9:32 pm Tian Lustiana

    Keren yah, pengen kesana ih

    Reply

  6. 10/10/2015 @ 8:32 am Eva Sri Rahayu

    Waaaa indah bangeeet. Mau ke sini, mau ke siniiii <3

    Reply

    • 10/11/2015 @ 6:35 am Zahra Rabbiradlia

      Kalau mau ke sini jangan jam 12 teng ya teh, papanasan 😀
      Agak sorean (jam 2 ke atas), selain lebih teduh, buat jepret sana-sini jadi lebih bagus.

      Reply

  7. 10/12/2015 @ 1:04 pm Wongkamfung

    Makasih infonya, ya. Baru tahu ada objek wisata menarik kayak gini dan jadi pengin ke sana. 😉

    Salam persahablogan,
    @adiwkf

    Reply

  8. 10/15/2015 @ 9:57 am Widya Herma

    Waaah.. widya belum kesini. Tempatnya unik. Pengen bangetlah kesini. Masukkin wishlist dulu hihi

    Reply

  9. 10/16/2015 @ 12:05 pm Evi Sri Rezeki

    Tempatnya keren, mau banget ke sini *\^^/*

    Reply

  10. 10/16/2015 @ 4:56 pm Nia Haryanto

    Tempat yang unik. Batu karang tapi di atas bukit….

    Reply

    • 10/17/2015 @ 4:47 pm Zahra Rabbiradlia

      Iya Teh. Agak ngeri ya kalau ngebayangin kita itu tinggalnya di dasar lautan gt sekarang 😀

      Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloBandungku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool