Angklung

Saung Angklung Udjo: Wisata Budaya Yang Atraktif Di Bandung

Ezytravellers mungkin pernah menonton orkestra alat-alat musik yang terbuat dari bambu di televisi atau melihat secara langsung. Namun pernahkah Ezytravellers membayangkan menjadi bagian dari pertunjukan itu? Pasti jadi pengalaman mengesankan. Kalau Ezytravellers ke Saung Angklung Udjo di Bandung, keinginan itu bisa jadi nyata.

Angklung

Mang Udjo Ngalagena (sumber foto fanpage Saung Angklung Udjo)

Saung Angklung Udjo (SAU) yang didirikan tahun 1966 oleh Udjo Ngalagena dan istrinya Uum Sumiati ini berada di Jalan Padasuka 118 Bandung Timur. Dari area parkirannya saja sudah terasa kekhasannya, karena dikelilingi oleh bambu-bambu yang bergoyang tertiup angin. Udara di sekitarnya segar dan pemandangannya indah.

Masuk ke dalamnya, Ezytravellers akan menemukan tempat pertunjukan, workshop pembuatan instrumen musik dari bambu, saung tempat makan, dan toko souvenir. Tidak berlebihan rasanya kalau mengatakan cita-cita Pak Udjo dan Bu Uum mendirikan SAU untuk memelihara dan mempertahankan budaya Sunda khususnya alat musik tradisional angklung ini tercapai. Sebagai salah satu cagar budaya Sunda, SAU ini dijadikan sebagai tempat wisata sekaligus pusat pendidikan dan penelitian kebudayaan Sunda khusunya angklung. Namun jangan berpikir karena label pendidikannya, tempat wisata satu ini akan membosankan, karena SAU merupakan wisata budaya yang atraktif.

Dengan membayar tiket seharga 60 ribu rupiah di hari-hari biasa, dan 75 ribu rupiah untuk weekend, Ezytravellers bisa menonton pagelaran musik angklung spektakuler selama dua jam di tempat pertunjukannya, ditambah bonus welcome drink. Jangan heran kalau melihat bule di salah satu tempat duduk yang melingkar mengelilingi panggung, soalnya SAU ini memang sudah terkenal ke mancanegara.

Angklung

Pertunjukan angklung di SAU (sumber foto fanpage Saung Angklung Udjo)

Pertunjukan Bambu Petang

Setiap harinya di SAU ada pagelaran seni yang disebut Pertunjukan Bambu Petang. Acaranya dimulai pukul 15.30 sampai 17.30 sore. Selain di jam itu, sering juga diadakan pertunjukan tambahan kalau kedatangan rombongan darmawisata dari sekolah-sekolah. Kebayang ya anak-anak sekolah tumplek berdesakan di sana… eits, tempatnya luas kok, bisa menampung sampai seribu penonton. Jadi penonton bisa duduk dengan nyaman.

Angklung

Pertunjukan Bambu Petang (sumber foto fanpage Saung Angklung Udjo)

Pertunjukan Bambu Petang itu gimana?

MC membawakan pertunjukan ini menggunakan dua bahasa, bahasa Indonesia dan Inggris. Pertunjukan dimulai dengan demonstrasi Wayang Golek oleh Dalang. Disebut demontrasi karena waktunya singkat, yaitu sekitar lima belas menitan dari pertunjukan lengkap yang lamanya bisa semalam suntuk. Demonstrasi Wayang Golek ini sangat menghibur dan lucu, sehingga pemakaian bahasa Sunda dalam pertunjukannya tidak menjadi kendala bagi penonton untuk menikmatinya.

Dilanjutkan dengan upacara Helaran, yaitu upacara mengarak anak yang baru disunat keliling desa agar anak tersebut terhibur dan melupakan rasa sakit disunat. Dalam pertunjukan ini, sama seperti upacara Helaran sesungguhnya, seorang anak dinaikkan ke atas tandu, diiringi serombongan anak yang menari sambil memainkan angklung.

Angklung

Helaran di pertunjukan Bambu Petang (Sumber foto fanpage Saung Angklung Udjo)

Setelah itu, muncul Tari Topeng Cirebon. Beberapa penari menari dengan luwes. Pertunjukan tari ini merupakan cuplikan tarian klasik Topeng Kandaga. Kisah Layang Kumintir ini terbagi dalam dua babak. Babak pertama penari belum menggunakan topeng, sedang babak kedua memakai topeng.

Pertunjukan berikutnya adalah calung dan Arumba. Arumba ini kependekan dari Alunan Rumpun Bambu merupakan pertunjukan instrumen musik bambu yang bisa memainkan banyak genre, mulai dari tradisional sampai kontemporer, penyajiannya mirip sebuah band.

Angklung

Para penonton yang ikut memainkan angklung di SAU (Sumber foto fanpage Saung Angklung Udjo)

Kemudian, Ezytravellers akan menonton pertunjukan angklung mini, dimana para pemain angklungnya bocah-bocah yang terampil sekali memainkan angklung. Lalu sampailah ke salah satu puncak pertunjukan dimana Ezytravellers diajak menjadi bagiannya. Ini dia bagian paling interaktifnya. Seperti yang saya ceritakan di awal tadi, Ezytravellers akan menjadi salah satu orang yang ikut dalam orkestra angklung. Setiap penonton diberi masing-masing satu angklung untuk dimainkan sesuai dengan nadanya. Ezytravellers akan dipimpin oleh seorang Dirigen yang memandu Ezytravellers membunyikan angklung secara serempak hingga tercipta alunan musik angklung yang indah. Sensasi jadi pemain orkestra angklung dadakan ini pasti seru dan berkesan.

Pertunjukan ditutup dengan angklung jaipong. Di sesi ini para pengunjung diajak untuk menari bersama. Biasanya karena terhipnotis suasana menyenangkan pertunjukan, para penonton tanpa ragu turun menari.

Angklung

Membuat angklung (Sumber foto Indonesiakaya (dot) com)

Begitulah keseruan pertunjukannya. Nah, kalau Ezytravellers datangnya kecepetan alias enggak pas sama jadwal, Ezytravellers bisa melihat-lihat pembuatan angklung dan alat musik bambu lain dulu di tempat workshop atau pusat produksi angklung. Bisa juga belajar cara bikinnya loh kalau mau. Atau mungkin melipir dulu buat belanja kerajinan tangan dari bambu untuk oleh-oleh seperti wayang golek atau angklung.

Pengalaman saya ke SAU sih, tidak cukup sekali. Alunan suara angklung di sana seperti memanggil-manggil untuk selalu datang lagi.

**Referensi artikel website Saung Angklung Udjo

Saung Angklung Udjo: Wisata Budaya Yang Atraktif Di Bandung
5 (100%) 2 votes
(Visited 423 times, 2 visits today)


About

Blogger yang kadang suka berfantasi mengalami time slip ke masa lalu.


'Saung Angklung Udjo: Wisata Budaya Yang Atraktif Di Bandung' have 1 comment

  1. 11/12/2015 @ 8:19 am Nathalia Diana Pitaloka

    waktu nikah, hiburannya pengen arumba, tp ga di-acc sama ortu heuheu…

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloBandungku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool