Cihampelas

Perjalanan Waktu di Jalan Cihampelas Bandung

Jalan Cihampelas merupakan salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi di Kota Bandung, terutama bagi Anda yang memiliki hobi di bidang fashion. Jalan Cihampelas terkenal dengan Jeans-nya, jenis pakaian yang dibuat dari bahan denim atau kain dungaree. Pakaian ini aslinya didesain khusus untuk para pekerja tambang atau Cowboy karena memiliki ketahanan yang kuat. Namun, di masa sekarang, siapa sih yang tidak punya celana Jeans di lemari mereka?

Tidak hanya itu saja, jalan Cihampelas sendiri sudah memiliki cerita semenjak zaman penjajahan Belanda dulu. Sejak pemerintah Hindia Belanda berkuasa, kawasan ini dijadikan pemukiman bagi orang–orang Eropa. Oleh karena itu, kita masih dapat melihat beberapa arsitektur bangunan bergaya Eropa di kiri dan kanan jalan.

Penamaan Cihampelas diambil dari dua kata, “ci” yang berasal dari bahasa Sunda yang memiliki arti “air” atau “mata air”, dan “hampelas”, sebuah jenis pohon besar yang cenderung memiliki umur puluhan tahun dan memiliki tekstur daun yang kasar. Dikarenakan pohon hampelas yang besar ini, dari akar–akarnya muncul mata air yang konon tidak pernah kering walaupun musim kemarau panjang melanda. Dan pada masa itu, sumber air tersebut banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Mata air yang muncul pun dijadikan tempat pemandian dengan nama yang sama. Pemandian Cihampelas cukup melegenda, menjadi salah satu destinasi wisata warga Eropa di Bandung pada masa itu, selain air terjun Dago. Fakta tersebut tercatat dalam buku panduan wisata untuk Hindia Belanda. Hingga tahun 1940, pemandian ini hanya boleh dikunjungi oleh orang Belanda atau turis Eropa saja, dimana Hotel Homann menyediakan layanan transportasi berupa pedati untuk tamu yang berminat mengunjungi pemandian.

Pemandian Cihampelas Tempo Dulu

Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Het zwembad Tjihampelas in Bandoeng TMnr 60039022 (id[dot]wikipedia[dot]org)

Mengutip dari judul buku yang ditulis oleh Sydney Sheldon, Nothing Last Forever. Kisah pemandian ini pun dapat memiliki judul yang sama. Semenjak tahun 2010, pemandian ini hanya hidup diingatan orang yang pernah mengunjunginya saja.

Perkembangan Cihampelas menjadi pusat Jeans dapat kita telusuri dari tahun 1987an, dimana banyak rumah–rumah yang berada di kawasan ini mulai dijual atau disewakan. Dimulai dengan berdirinya sebuah toko, yang kemudian menarik minat pengusaha lainnya yang menjadi cikal bakal berubahnya Cihampelas dari kawasan pemukiman ke kawasan bisnis.

Mengingat pakaian berbahan Jeans yang branded masih mahal harganya, melahirkan inisitaif para pengusaha untuk memproduksi Jeans dengan harga yang bersahabat. Dimulai dengan dibukanya toko Jeans pertama bernama “Korek Api” yang disusul oleh jenis toko-toko lainnya seperti Sapu Lidi dan IBC pada generasi yang sama.

 

Korek Api

Korek Api Jeans

Hal ini mengundang banyak pengusaha Jeans lainnya yang ingin membuka usaha di jalan Cihampelas, yang hingga saat ini sudah sulit dihitung jumlahnya. Uniknya, toko–toko yang berada di jalan Cihampelas ini memiliki tema–tema tersendiri, mulai dari tema fantasi, superhero, kesukuan, dan toko yang memiliki dekorasi atap berbentuk perahu dan pesawat terbang. Kawasan yang terkenal sebagai Jeans Street ini memiliki masa keemasan cukup panjang, hingga mulai menjamurnya Factory Outlet membuat destinasi wisata fashion di Kota Bandung tersebar.

Cihampelas 2015

Cihampelas 2015

Cihampelas saat ini sudah menjadi lokasi yang sangat ramai dan padat pengunjung, unit usahanya pun sudah sangat beragam. Mulai dari kuliner lokal hingga internasional, tempat makan kaki lima hingga foodcourt, toko–toko tradisional hingga mall, penginapan hingga hotel tumbuh subur.

Sangatlah menarik apabila kita sempatkan waktu untuk menyusuri jalan Cihampelas dari utara ke selatan, mulai dari persimpangan jalan Ciumbeuluit, jalan Siliwangi hingga persimpangan jalan Wastukencana seolah menikmati perjalanan waktu dari masa ke masa.

Perjalanan Waktu di Jalan Cihampelas Bandung
5 (100%) 3 votes
(Visited 349 times, 1 visits today)


About

I'm a simple man. I see travel destinations, i press like.


'Perjalanan Waktu di Jalan Cihampelas Bandung' have 12 comments

  1. 10/06/2015 @ 7:20 am Benny Rhamdani

    Ini mah dekat rumah mertua aku 🙂

    Reply

    • 10/06/2015 @ 10:43 pm Izna

      Wah kang, sempat menikmati langsung perubahan” nya dong yh

      Reply

    • 10/06/2015 @ 10:47 pm Izna

      Bisa dengar langsung cerita – ceritanya dong kang :), lebih berasa perubahan – perubahanya.

      Reply

  2. 10/06/2015 @ 10:27 am Nathalia DP

    sedih ih, klo inget pemandian cihampelas yg udah ga ada itu… wkt kecil saya belajar renang di sana 🙁

    Reply

    • 10/06/2015 @ 10:44 pm Izna

      iyah teh, ingatan saya terakhir juga sudah sedikit kabur. legend soalnya.

      Reply

  3. 10/07/2015 @ 1:18 pm Eva Sri Rahayu

    Belum kesampean berenang di Cihampelas :'(

    Reply

    • 10/08/2015 @ 11:17 am izna

      Sama saya juga pa…. 1 kali doang yang inget sih

      Reply

  4. 10/07/2015 @ 7:39 pm Rinrin Irma Rahmawati

    Sediiihhh… pemandian Cihampelasnya udah gak ada. Padahal waktu SMA itu teh tempat berenang, kalau dari SMANSA jalan kaki masuknya dari Jalan Balubur belakang Bonbin 🙁

    Reply

  5. 10/08/2015 @ 11:33 am Evi Sri Rezeki

    Wah ternyata Teh Irma SMANSA juga. Sama dong kita berenang di sana. Dulu sih nganggapnya kolam renang itu rada serem. Sekarang kok jadi kangen ya T.T

    Reply

  6. 10/09/2015 @ 6:40 pm Noniq

    Dulu hobi banget lewat Cihampelas — ya iyalah deket kampus, hihihi sekarang makin rame aja…

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloBandungku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool