Detasemen Markas Kodam Siliwangi

Menyusuri Kawasan Wisata Militer di Bandung

Direktorat Keuangan Bandung

Direktorat Keuangan Bandung

Halo Ezytravellers, sudah pesan Tiket ke Bandung untuk liburan mendatang? Karena kali ini saya mau membagikan spot unik di Bandung yang bertema militer. Well, ceritanya tentu ngga lepas dari sejarah Bandung sendiri. Pastinya pada taukan, kalau sebelum menjadi kota kuliner seperti sekarang, dulu ketika zaman Belanda, Bandung pernah ditetapkan menjadi pusat militer Indonesia menggantikan Surabaya. Hal itu menjadikan ada beberapa daerah di Bandung yang dikenal sebagai kawasan militer, salah satunya berada di sekitar Insulinde Park (sekarang Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani) – lokasinya terletak di sepanjang Jalan Aceh, sekitaran Jalan Sumatra dan Belitung.

Mengingat nilai historisnya yang kental serta umurnya yang hampir mencapai seabad, banyak bangunan bergaya kolonial yang mayoritas dirancang oleh arsitek Belanda dimasukkan ke dalam daftar cagar budaya Bandung. Dan karena sekarang banyak dari bangunan-bangunan historikal ini disewakan untuk rumah makan ataupun FO (Factory Outlet), pemerintah menghimbau agar para pengelolanya tidak melakukan perubahan major terhadap bentuk dan desain bangunannya (misal: lantai, atap, dinding).

Namun begitu, tetap ada sebagian bangunan yang masih berfungsi layaknya kawasan militer dengan pemandangan para tentara bersenjata. Beberapa bangunan ada yang dibuka untuk umum karena fungsinya yang sebagai perpustakaan, pun ada juga yang tiap beberapa kurun waktu melakukan tindakan sosial yang melibatkan  masyarakat. Pokoknya berwisata di kawasan militer ini juga tidak kalah serunya dibanding daerah lain di Bandung.

Mau tau apa saja?

1. Gedung Detasemen Markas Komando Daerah Militer III Siliwangi (Detasemen Markas KODAM III Siliwangi)
Dibangun pada tahun 1915, bangunan yang berlokasi di Jalan Kalimantan No. 14 (dulu Borneostraat) ini awalnya bekas Departement van Oorlog (Departemen Peperangan) dan dirancang oleh R.L.A. Schoemaker. Bangunan berarsitektur Klasik Eropa dengan bercirikan atap lucarn ini sempat menjadi Markas Komando Pendidikan dan Pelatihan (Kodiklat) TNI AD. Dan sekarang ini aktif mengadakan kegiatan-kegiatan seperti bakti sosial ataupun donor darah, bahkan kalau sedang ada pameran persenjataan, warga bisa bebas melihat-lihat ke sekitaran area bahkan naik panser!

Kodam Markas Detasemen Siliwangi III

Kodam Markas Detasemen Siliwangi III

2. Dinas Sejarah Angkatan Darat (DISJARAH AD)
Tidak jauh dari Detasemen Markas KODAM III Siliwangi, tepatnya di Jalan Belitung No. 6, kita bisa mampir ke perpustakaan milik TNI Angkatan Darat ini. Kini di perpustakaan yang telah dibuka untuk umum sejak November 2008 lalu telah menyimpan tidak kurang dari 44.234 Eksemplar yang terdiri dari Bahasa Indonesia, 15.064, Bahasa Belanda 8.659, Bahasa Inggris 7.445. Bahasa Perancis 4.613. Bahasa Jerman 3.353. Konon bangunan yang aslinya merupakan pusat perpustakaan KNI dengan nama Centraal Militair Bibliotheek ini mempunyai koleksi buku-buku sejarah Indonesia yang berumur hampir seabad! Wow!

Bangunan Dinas Sejarah Angkatan Darat Bandung

Bangunan Dinas Sejarah Angkatan Darat Bandung

3. Markas Komando Daerah Militer (Kodam) III Siliwangi
Selanjutnya kita meluncur ke Jalan Aceh menuju Markas Komando Daerah Militer (Kodam) III Siliwangi, dimana terdapat bangunan bekas Paleis van de Leger Commandant atau lediaman Panglima Tentara Hindia Belanda di Bandung (Istana Panglima) yang dibangun sekitar tahun 1918 hasil rancangan R.L.A Schoemaker dan Prof. C.P. Wolff Schoemaker. Lokasi yang dulu bernama Menadostraat ini banyak berisikan bangunan bergaya Cubism yang mana banyak didominasi oleh bentuk-bentuk masif dan kokoh, sesuai dengan citra militer yang berkesan kuat dan tegas.

Kodam SIliwangi Bandung

Kodam Siliwangi Bandung

4. PT Pindad
Daerah PT Pindad Bandung yang sekarang menjadi pabrik persenjataan ini memang merupakan kawasan bekas bangunan de Artillerie Constructie Winkel (penuangan logam),  Projectiel Fabriek (pabrik amunisi), de Polytechnische Werkplaats (pabrik amunisi berat), dan pabrik bahan peledak. Penetapan areanya sendiri sejak 1910, ketika Belanda mencari daerah yang lebih strategis untuk memindahkan pusat persenjataan yang awalnya berada di Surabaya. Saat ini kawasan PT Pindad yang berada di Jalan Gatot Subroto (Kiaracondong) ini memang tertutup untuk umum, namun tetap membuka kunjungan untuk instansi pemerintahan dan pendidikan (universitas) yang berhubungan. Tertarik?

PT Pindad Bandung

PT Pindad

5. Gedung Direktorat Keuangan KODAM III Siliwangi
Gedung rancangan R.L.A Schoemaker yang didirikan sekitar tahun 1920-an ini awalnya merupakan tempat kediaman perwira-perwira Belanda. Lokasinya berada di daerah jalan Patra Komala dan bersebelahan langsung dengan Kantor Inspektorat Jenderal Angkatan Darat. Kedua bangunan ini memiliki gaya klasik kolonial yang begitu kental, walaupun terlihat kurang pemugaran dan perawatan sebagaimana harusnya bangunan cagar budaya, namun tetap menarik untuk dilewati untuk barang satu-dua foto.

Gedung Inspektorat Angkatan Darat Bandung

Gedung Inspektorat Angkatan Darat Bandung

So, bagi Ezytravellers pecinta sejarah khususnya terhadap bangunan-bangunan kebudayaan yang masih menyimpan gaya arsitektur klasik kolonial, boleh dicoba menyusuri kawasan wisata militer di Bandung ini. So, tunggu apalagi, cepat rencanain liburan mendatang dan jangan lupa untuk pesan Hotel di Bandung. Happy Travelling!

Menyusuri Kawasan Wisata Militer di Bandung
3.75 (75%) 4 votes
(Visited 1,763 times, 2 visits today)


About

Lifestyle blogger based in Bandung. Love travelling as well as playing piano.


'Menyusuri Kawasan Wisata Militer di Bandung' have 14 comments

  1. 10/05/2015 @ 12:32 pm Uniek Kaswarganti

    Banyak juga ya bangunan militer di Bandung. Kapan2 klo liburan ke Bandung mau juga ah ke sana 🙂

    Reply

  2. 10/05/2015 @ 8:26 pm Nia K. Haryanto

    Wuih… aku baru tahu beberapa tempat ini. Orang Bandung aja gak tahu. Tar ah jalan-jalan ke sana…

    Reply

  3. 10/06/2015 @ 2:28 am Rahmah

    Kalau lihat bangunan militer, selalu ingat Om saya…
    Nanti mbak Noniq jadi guide yah kalau aku ke Bandung… ^_^

    Reply

  4. 10/06/2015 @ 7:22 am Benny Rhamdani

    hehehe, ada patung buligir lho di sana

    Reply

  5. 10/06/2015 @ 10:31 am Nathalia DP

    baru tau… seru ternyata ya 🙂

    Reply

  6. 10/06/2015 @ 10:51 pm izna

    Paling seneng lihat bangunan militer selalu rapih dan tertata

    Reply

  7. 10/07/2015 @ 1:12 pm Eva Sri Rahayu

    Sering lewat ke sini, tapi belum pernah masuk >.<

    Reply

  8. 10/08/2015 @ 11:35 am Evi Sri Rezeki

    Kawasan itu juga sering dipakai gedung kawinan loh #BaladaWO

    Reply

  9. 10/08/2015 @ 2:36 pm Tian Lustiana

    DENJASA ANG tuh yang di kircon juga masih ada, hihih kantor bapakku itu. 😀

    Reply

  10. 10/09/2015 @ 10:40 am dWi (Nining)

    ngeliat gaya bangunannya mirip banget dengan kompleks militer yg ada di Malang, suasanya ademnya jg samaaa ini. mana bersih pisaaaan, aihhh beda banget dgn Bandung di tahun 2008 yang dulu sampah di jalanan jadi issue paling kompleks.
    Tfs Noniq, smoga segera bisa maen ke Bandung 🙂

    Reply

  11. 10/09/2015 @ 5:23 pm Rinrin Irma Rahmawati

    Suka kalo pas lewat kawasan militer teh… tegang-tegang menyenangkan gitu… 😀

    Reply

  12. 10/11/2015 @ 7:15 am Zahra Rabbiradlia

    Tema tulisannya bagus teh. Aku gak kepikiran wisata militer kaya gini 🙂
    Setiap kali melintas di seputaran Jl. Aceh, Jl. Belitung dan kawan-kawannya, aku selalu suka. Pasalnya jalanannya mulus dan pohonnya rindang. Mencerminkan Bandung pisan 🙂

    Reply

  13. 10/11/2015 @ 7:39 am Zahra Rabbiradlia

    Tema yang bagus teh. Aku gak kepikiran wisata militer gitu hehe.
    Setiap kali lewat Jl. Aceh dkk aku selalu suka. Pasalnya jalanannya mulus dan pohonnya rindang. Mencerminkan Bandung pisan 🙂

    Reply

  14. 10/15/2015 @ 9:59 am Widya Herma

    Wah, widya mah sering ngelewat daerah sini. tapi belum pernah masuk, kira – kira gimana caranya berkunjung kesana ya? 😀

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloBandungku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool