Menjenguk Alun-alun Ujung Berung, Ruang Publik Multifungsi Nan Menarik di Bandung Timur

Saya tidak begitu sering main ke area Bandung Timur. Sesekali saya main ke Ujung Berung, biasanya untuk main ke rumah saudara. Kalau ke Ujung Berung, saya biasa naik angkot, turunnya di Alun-alun Ujung Berung. Barulah dari sana saya meneruskan perjalanan dengan naik ojek yang banyak mangkal di dekat situ. Dulu, tidak ada yang istimewa dengan Alun-alun yang suka saya lewati itu. Namun, kunjungan saya ke sana belum lama ini agak berbeda. Alun-alun Ujung Berung sekarang sudah bertransformasi menjadi sebuah alun-alun kecamatan yang atraktif, tak kalah menarik dibanding aneka spot taman tematik yang ada di Kota Bandung. So, kalau Ezytravellers sedang jalan-jalan di Bandung Timur bisa sekalian singgah ke sini.

Alun-alun Ujung Berung

Alun-alun Ujung Berung yang dulunya berupa lapangan biasa, kini terlihat cantik setelah direvitalisasi dan diresmikan kembali oleh Bapak Walikota Ridwan Kamil pada tanggal 14 Juni 2015. Jujur saja, setelah berbilang bulan sejak peresmiannya itu, baru kali ini saya berkesempatan menyaksikan langsung wajah barunya. Wah, jadi nyadar, ternyata sudah lama juga ya saya gak main ke Ujung Berung… Itu pun pagi jelang siang itu sebenarnya saya ke sana dalam rangka mengerjakan tugas pekerjaan, jadi bukan sedang main atau jalan-jalan. Tetapi sudah lama saya penasaran ingin melihat Alun-alun Ujung Berung versi baru. Jadilah saya meluangkan waktu untuk sedikit mengeksplorasi area alun-alun ini di sela-sela waktu menunggu.

Alun-alun Ujung Berung

Alun-alun Ujung Berung ditandai dengan bangunan gerbang berbentuk gunung pewayangan berukuran besar yang berdiri kokoh setinggi 5 meter. Tampaknya icon ini sesuai dengan citra area publik ini sebagai taman tematik alun-alun kebudayaan Ujung Berung. Yang menjadi keunikan alun-alun ini adalah keberadaan amphitheater besar yang dapat difungsikan sebagai tempat pertunjukan berbagai acara kesenian dan kebudayaan. Ukuran amphitheater ini mampu menampung hingga 750 orang. Di dua sudut alun-alun seluas 4200 meter ini terdapat gazebo setinggi 2 meter yang letaknya berseberangan dengan area amphitheater. Gazebo ini dapat digunakan untuk duduk-duduk menikmati suasana dan melihat pertunjukan dari atas. Fasilitas toilet ditempatkan di bawah gazebo ini.

Alun-alun Ujung Berung

Alun-alun Ujung Berung ini dibuat multifungsi. Selain untuk area pertunjukan kesenian dan sebagai ruang terbuka publik, bisa juga untuk area berolah raga dan taman bermain anak-anak. Bagian tengah alun-alun berupa lapangan terbuka berlantai paving block. Di kedua sisi lapangan tersebut terlihat deretan bendera berkibar di atas tiang-tiang yang berbaris rapi. Di bawahnya ada bola-bola batu yang khas seperti yang terdapat di Jl. Asia-Afrika. Lapangan terbuka ini dikelilingi oleh jogging track berpasir merah.

Di salah satu sisi alun-alun, sejajar dengan 2 gazebo adalah area yang dipercantik dengan taman dan kolam ikan. Area ini di beberapa bagian dipasangi lantai berwarna-warni yang memperindah tampilan taman.

Alun-alun Ujung Berung

Di sisi lain alun-alun, di sebelah kiri amphitheather terdapat area taman bermain untuk anak-anak. Di area tersebut ada beberapa wahana bermain seperti jungka-jungkit, ayunan, prosotan, dan panjatan yang dicat warna-warni ceria.

Alun-alun Ujung Berung

Ketika saya berkunjung ke sana jelang siang itu, terlihat anak-anak asyik bermain di wahana permainan. Gazebo di atas tidak kosong, di bawah salah satunya ada sekelompok remaja berseragam sekolah tengah asyik selfie & welfie. Di sana-sini di sisi lain alun-alun terlihat pengunjung yang tampak duduk-duduk. Ada juga bapak-bapak dan ibu-ibu yang sedang mengasuh balita. Meski saat itu siang hari dan cukup terik, ternyata alun-alun ini tetap tidak kosong pengunjung. Apa lagi kalau sore hari yang lebih adem kali ya, tentunya lebih menarik banyak pengunjung.

Alun-alun Ujung Berung lokasinya strategis. Berada di Jl. A H Nasution, letaknya di antara masjid agung, pasar, dan kantor kecamatan Ujung Berung. Dengan demikian warga Bandung Timur tidak usah jauh-jauh ke kota untuk dapat menikmati fasilitas ruang terbuka publik. Revitalisasi kawasan alun-alun ini merupakan salah satu bagian dari agenda Walikota Bandung (Kang Emil) untuk menaikkan indeks kebahagiaan warga melalui interaksi di ruang terbuka. Alun-alun ini belum sepenuhnya rampung, nanti rencananya akan dilengkapi dengan tulisan Alun-alun Ujung Berung besar-besar. Nambah spot selfie :D.

Harapannya fasilitas ini dimanfaatkan warga secara positif, serta diramaikan oleh para seniman setempat dengan pertunjukkan kesenian. Ujung Berung dikenal sebagai tempat lahir dan berkembangnya kesenian tradisional yang disebut Benjang. Selain itu terkenal pula sebagai tempat berkembangnya band-band beraliran rock dan metal.

Menjenguk Alun-alun Ujung Berung, Ruang Publik Multifungsi Nan Menarik di Bandung Timur
5 (100%) 1 vote
(Visited 379 times, 1 visits today)


About

Saya blogger penyuka buku, film, puisi, jalan-jalan, & makan-makan :)). Cerita saya bisa dibaca di http://twinkle-euisry.blogspot.com


'Menjenguk Alun-alun Ujung Berung, Ruang Publik Multifungsi Nan Menarik di Bandung Timur' have 6 comments

  1. 10/30/2015 @ 8:32 pm Nia Haryanto

    Wuihh… jadi bagus begini, yak. Terakhir ke sini masih jelek. Kudu nyempetin ke sana ah biar gak kudet 😀

    Reply

  2. 11/01/2015 @ 8:43 am Nathalia Diana Pitaloka

    asyik ih… tp tetep we asa jauh dr rmh saya mah 😀

    Reply

    • 11/01/2015 @ 3:33 pm Euis Sri Nurhasanah

      Hehe, sama. Makanya jarang main karena jauh. Setidaknya warga Bandung Timur jadi punya ruang terbuka publik yg asyik juga :).

      Reply

  3. 11/04/2015 @ 2:38 pm Benny Rhamdani

    iya beda pisan sama sebelum kang emil

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloBandungku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool