Masjid Bersejarah di Bandung

Masjid-Masjid Bersejarah di Bandung

Bagi sebagian besar wisatawan muslim, tidak lengkap rasanya menyambangi Bandung tanpa singgah di masjid-masjid bersejarah. Biasanya, masjid menyimpan peninggalan sejarah lebih baik dari bangunan milik publik lainnya. Nah, apa saja masjid-masjid bersejarah di Bandung, ini dia …

Masjid Raya Bandung

Masjid Bersejarah di Bandung

Masjid Raya Bandung nan cantik (Foto:Benny Rhamdani)

Masjid Raya Bandung Jawa Barat dahulu bernama Masjid Agung didirikan pertama kali pada tahun 1812. Masjid Agung Bandung dibangun bersamaan dengan dipindahkannya pusat kota Bandung dari Krapyak, sekitar sepuluh kilometer selatan pusat kota sekarang. Masjid ini pada awalnya dibangun dengan bentuk bangunan panggung tradisional yang sederhana, bertiang kayu, berdinding anyaman bambu, beratap rumbia dan dilengkapi sebuah kolam besar sebagai tempat mengambil air wudhlu. Air kolam ini berfungsi juga sebagai sumber air untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di daerah Alun-Alun Bandung pada tahun 1825.

Masjid Raya Cipaganti

Masjid Bersejarah di Bandung

Masjid Cipaganti nan menawan. (Foto. panoramio dot com)

Masjid Raya Cipaganti merupakan salah satu masjid tua di Kota Bandung. Berdiri pada 7 Februari 1933, masjid tersebut berada di lokasi strategis, yakni pinggir Jalan Cipaganti dan dekat dengan sejumlah tempat seperti pusat belanja Cihampelas, Setiabudi, dan Sukajadi. Masjid ini dirancang oleh arsitek Belanda Charles Prosper Wolff Schoemaker (arsitek Hotel Preanger dan Villa Isola) dibantu Het Keramische Laboratorium Bandung (sekarang Balai Besar Keramik).

Gubernur Hindia-Belanda memerintahkan  agar pusat kota beralih ke utara pada tahun 1933. Karena itu, Bupati Bandung R Tumenggung Hassan Sumadipradja bersama Patih Bandung R Wirijadinata dan Penghulu Bandung H Abdoel Kadir mengusulkan agar dibangun masjid di Jalan Cipaganti No 85 (dulu namanya Banana Street).

Masjid Mungsolkanas

Masjid Bersejarah di Bandung

Masjid Mungsolkanas yang terhimpit. (Foto. newsjid dot com)

Masjid Mungsolkanas berdiri Sejak 1869. Masjid Mungsolkanas awalnya hanya berupa tajug yang sederhana. Masjid itu didirikan di atas lahan, yang diwakafkan oleh nenek Zakaria yang bernama Ibu Lantenas. Lantenas merupakan perempuan kaya, janda dari R. Suradipura, Camat Lengkong, Sukabumi, yang wafat pada 1869. Tanah yang dimiliki oleh Lantenas, mulai dari Jalan Pelsiran sampai ke Gandok (Jl. Siliwangi). Termasuk di dalamnya, lahan untuk pemandian Cihampelas, dan pabrik daging, yang sekarang telah berubah menjadi pusat belanja Cihampelas Walk. Lantenas wafat pada tahun 1921 di usia 80 tahun.

Masjid itu diberi nama Mungsolkanas  sebagai singkatan dari mangga urang solawat ka nabi SAW (mari kita solawat ke nabi SAW). Tajug Mungsolkanas pertama kali dipugar menjadi masjid pada tahun 1933, hampir bersamaan saat Wolf Schumaker membangun Masjid Kaum Cipaganti. Bedanya, Mungsolkanas dipugar atas biaya dan inisiatif Mama Aden, sedangkan Mesjid Kaum Cipaganti dibiayai oleh pemerintah kolonial Belanda.

Masjid Cipaganti sendiri awalnya berupa tajug dan dibangun oleh Mohammad Tabri, yang juga leluhurnya. Saat Masjid Cipaganti dipugar oleh Schumaker, jamaah yang biasa shalat di Cipaganti untuk sementara pindah tempat ke Mungsolkanas.

Masjid Ujungberung

Masjid Bersejarah di Bandung

Masjid Ujungberung menjadi bagian sejarah kota Bandung. (foto: Benny Rhamdani)

Masjid Besar Ujungberung  didirikan pada tahun 1813  oleh masyarakat asli setempat. Saat itu masih berbentuk langgar. Kawasan kaum Ujungberung menjadi pusat kegiatan masyarakat dari mulai KUA, tempat beribadah dan tempat kegiatan lainnnya. Masjid ini telah mendapatkan rehab selama 5 kali hingga tercipta bangunan semegah ini dan dinamakan Masjid Besar Ujung berung, Masjid ini mempunyai andil yang besar dalam si’ar Agama Islam khususnya di daerah Bandung Timur, karena pada saat itu Bandung Timur, seperti Cileunyi–Cicadas, masjid Besar baru ada di Ujung Berung.

Masjid-Masjid Bersejarah di Bandung
5 (100%) 1 vote
(Visited 1,104 times, 1 visits today)


About

A lifestyle blogger lives in Bandung


'Masjid-Masjid Bersejarah di Bandung' have 2 comments

  1. 11/21/2015 @ 10:34 am izna

    Tulisan yang menari Kang Benny, walaupun banyak yang blm sempet di datangin -_-

    Reply

  2. 11/25/2015 @ 10:37 am Nathalia Diana Pitaloka

    say paling sering numpang sholat di masjid cipaganti 😀

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloBandungku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool