Situ Patenggang

Legenda Asmara Di Balik Keindahan Situ Patenggang Bandung

Hello para travellers, sudah pernah menikmati keindahan di Situ Patenggang Bandung? Itu lho tempat wisata yang berada di wilayah selatan Bandung, letak persisnya di desa Patengan. Desa Patengan ini adalah merupakan desa dari kecamatan Rancabali yang mana lokasinya tepat berada di kaki gunung Patuha, pasti tahu dong Gunung Patuha? Ya benar sekali, sebuah gunung yang jika disebutkan namanya langsung inget dengan Kawah Putih.

Situ Patenggang

taken from : jalanhemat(dot)com

Di Bandung, situ Patenggang ini sudah sangat popular sekali karena ada cerita atau sejarah yang sangat unik dibalik keindahan pemandangannya. Sebenarnya ada dua nama yang dikenal, yakni Situ patengan dan Situ Patenggang. Konon katanya kedua nama itu mempunyai filosofi masing – masing yang mana memiliki identitas dan keterkaitan masing – masing. Jika menyebut Situ Patengan, maka langsung ingat pada desa dimana danau ini ada. Nama Patengan ini berasal dari bahasa sunda “pateangan” yang memiliki arti saling mencari. Sementara nama Patenggang yang masih berasal dari bahasa sunda juga dan memiliki arti terpisah dari jarak dan waktu.

Kedua nama danau ini menceritakan tentang sebuah kisah asmara antara sepasang kekasih yang sangat saling mencintai, dialah Ki Santang dan Dewi Rengganis. Diantaranya keduanya memiliki rasa cinta yang kuat namun jarak dan waktu lah yang memisahkan mereka, mereka terpisah karena peperangan yang lumayan lama. Besarnya cinta diantara mereka yang akhirnya mempertemukan Ki Santang dan Dewi Rengganis ini disebuah batu besar, yang kemudian batu itu dinamakan batu cinta. Kemudian Dewi Rengganis meminta dibuatkan danau yang mana ada pulau kecil ditengahnya, karena cinta yang besar dan kuat maka Ki Santang pun mampu mengabulkan permintaan sang kekasih hati. Dan kemudian diberi nama Pulau Sasuka atau bisa diartikan Pulau Asmara.

Situ Patenggang

Legenda yang terus dilestarikan masyarakat itu akhirnya melahirkan sebuah mitos yang teramat kuat, bahkan sampai sekarang masih dipercayai, yakni “ siapapun yang ingin memiliki hubungan yang langgeng atau abadi, maka datanglah ke Situ Patenggang, sambangi Batu Cinta dan kelilingi Batu Asmara”

Menjelajahi Situ Patenggang, menikmati keindahan danau dengan hamparan bukit yang rindang dan hamparan perkebunan teh yang menghijau juga bisa menikmati berkeliling danau dengan menggunakan perahu seharga 50.000 an  untuk mengunjungi pulang Sasuka yang persis berada di tengah danau. Sekedar bernarsis ria mengabadikan moment dengan kerabat dan keluarga para travellers. Setelah itu bisa menjelajah wisata kuliner yang bersiap kembali pulang.

Situ Patenggang

Ternyata mitos itulah yang membuat Situ Patenggang banyak sekali dikunjungi wisatawan, baik dari luar atau dalam kota. Jika ingin memiliki kelanggengan dalam menjalani hubungan dan sekalian ingin menikmati pemandangan yang indah, silakan datang langsung saja ke Jalan Raya Ciwidey- Rancabali, Desa patengan, Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat – Indonesia.

Situ Patenggang

Taken from : jalanhemat(dot)com

Oiya, untuk tiket masuknya juga kehitung murah lah, hanya 15.000 saja untuk masuk dari pintu masuk, dan teruskan perjalanan sambil dimanjakan oleh hamparan kebun teh. Area parkirnya luas.

Bagaimana ? tertarik mengunjungi Situ Patenggang? Segera ajukan cuti dan ajak keluarga menikmati keindahan alam yang masih segar dan indah.

Legenda Asmara Di Balik Keindahan Situ Patenggang Bandung
5 (100%) 2 votes
(Visited 518 times, 1 visits today)


About

Ordinary mom and wife with extraordinary dreams. Blogger, Buzzer, Content Writer. Silakan kunjungi blog pibadi : www.tianlustiana.com dan www.parentian.com "Reaching the world with the words"


'Legenda Asmara Di Balik Keindahan Situ Patenggang Bandung' have 6 comments

  1. 11/05/2015 @ 2:33 pm Nia K. Haryanto

    Waaaah… jadi keingetan nih mau ke sana. Tapi si bebeb belom ada waktu juga. Huhuhuhu… hoyong piknik… 😀

    Reply

  2. 11/05/2015 @ 10:17 pm Rinrin Irma Rahmawati

    dulu ke sini cuma lewat doank, gak sempet naik perahu… kapan-kapan piknik lagi ke Situ Patengan aahhh…

    Reply

  3. 11/06/2015 @ 6:35 am Grace Melia

    Waaah, kereen. Jadi pengen ke Bandung lagi. Baru pertama ke Bandung tapi minim banget acara jalan2nya. Sayang gak sempet kupdar sama Teh Tian ya pas itu 🙁

    Reply

  4. 11/06/2015 @ 9:26 am Widya Herma

    Kereeen banget pemandangannya bener2 alami banget 😀

    Reply

  5. 11/07/2015 @ 3:52 pm Nathalia Diana Pitaloka

    dulu pernah sekali, tp sama tmn2… klo sama suami belum hehe…

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloBandungku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool