Tebing Keraton

Kemegahan Alam Memukau di Tebing Keraton

Bicara tentang destinasi wisata alam memukau di Bandung, Ezytravellers tentu pernah mendengar yang namanya Tebing Keraton? Tempat ini mulai booming sekitar setahun lalu. Tempat ini sempat jadi begitu ngehits gegara foto latar belakang pemandangan alamnya yang keren banget beredar di media sosial. Ini salah satu bukti kekuatan daya viral media sosial, setelah mendadak populer di jagad sosmed, potensi wisata tempat ini pun terdongkrak dalam waktu singkat. Setelah banyak dikenal, Tebing Keraton sekarang menjadi ramai pengunjung, apa lagi saat weekend tiba.

Tebing Keraton, atau lebih tepatnya Tebing Karaton (karaton dalam bahasa Sunda bermakna kemegahan alam), tempatnya berupa tebing yang ujungnya menjorok. Penduduk setempat menyebut tempat ini sebagai Cadas Jontor. Yang membuat tonjolan batu yang satu ini menarik adalah hamparan pemandangan spektakuler yang membentang di sekelilingnya. Tak heran jika fotonya saja begitu menarik perhatian orang berdatangan. Aslinya, panorama alam yang sangat megah itu memang memukau dan keren pisan.

Tebing Keraton

Tebing Keraton, tonjolan batu favorit buat berfoto

Kalau berkunjung ke sini rasanya hampir tak mungkin untuk bisa menahan godaan mengambil foto atau berselfie. Ini seperti ritual wajib bagi pengunjung Tebing Keraton. Berdiri di atas Tebing Keraton, kita bisa melihat perpaduan pemandangan lembah, lereng bukit, hutan heterogen, aliran sungai yang samar-samar dari kejauhan tampak seperti jalur garis kecil yang membelah kerumunan pepohonan. Nun lebih jauh terlihat deretan pegunungan membingkai kecantikan alam yang memesona itu.

Tebing Keraton

Pemandangan di salah satu sisi Tebing Keraton

Tebing Keraton

Nekat keluar pagar pembatas demi spot selfie paling wah

Waktu terbaik menikmati pemandangan alam di Tebing Keraton adalah saat matahari terbit sehingga kita bisa sekalian menyaksikan sunrise dan suasana pagi saat pemandangan sekeliling masih berkabut yang kemudian tersiram oleh sinar mentari. Untuk bisa menikmati momen itu banyak pengunjung yang datang ke Tebing Keraton sehabis subuh sekira jam 5.

Tebing Keraton

Sunrise di Tebing Keraton (gambar: pergidulu[dot]com).

Tebing Keraton terletak di Kampung Ciharegem Puncak, Desa Ciburial, dan masih termasuk kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda. Sebelum mencapai Tebing Keraton, pengunjung akan menemui Warung Bandrek atau Warban. Dari situ perjalanan masih terus menanjak sampai pos teratas. Dari parkiran, perlu trekking sedikit sebelum mencapai gerbang ke Tebing Keraton. Memasuki Tebing Keraton, pengunjung dikenakan biaya tiket Rp. 11.000 atau Rp. 76.000 untuk wisatawan mancanegara. Tempat ini dibuka untuk pengunjung dari pukul 5 pagi sampai pukul 6 sore.

Tebing Keraton

Warung Bandrek (gambar: pergidulu[dot]com).

Daripada sekadar berkunjung dan menikmati pemandangan, perjalanan ke Tebing Keraton bakal asyik bila digabungkan dengan kegiatan trekking pagi menyusuri Tahura Juanda dan melewati perkampungan dan ladang sayuran. Asyik banget kan, sambil berolahraga jalan-jalan pagi menghirup hawa segar di antara hijau pepohonan dan tanaman, hingga sampai di Tebing Keraton, melepas lelah sembari menikmati keindahan alamnya. Selain trekking, jalur ini juga lebih dulu terkenal sebagai jalur bersepeda lintas alam di kalangan bikers.

Sekadar tips, jika Ezytravellers berkunjung ke Tebing Keraton, selain mempersiapkan dengan baik “alat tempur” foto-foto, siapkan pula alas kaki yang nyaman dan sesuai untuk trekking. Berkunjunglah ke sini di waktu musim kering, karena di musim hujan medan jalan menuju ke sana akan licin dan berbahaya. Kalau lapar dan gak bawa bekal, bisa makan camilan yang khas tersaji ala warung Sunda yang ada di area sekitar. Ngopi sambil nyemil gorengan, mungkin? :).

Vote Us
(Visited 256 times, 1 visits today)


About

Saya blogger penyuka buku, film, puisi, jalan-jalan, & makan-makan :)). Cerita saya bisa dibaca di http://twinkle-euisry.blogspot.com


'Kemegahan Alam Memukau di Tebing Keraton' have 13 comments

  1. 11/13/2015 @ 10:51 pm Nia Haryanto

    Keren. Tapi sayang, mata kepalaku belom pernah melihatnya sendiri. Harus ke sana. Biar gak cuma katanya-katanya aja…

    Reply

    • 11/14/2015 @ 12:56 am Euis Sri Nurhasanah

      Aku juga baru sekalinya ke sana dan kunjungannya singkat banget, belum puas mengambil foto. Dan belum kesampaian liat sunrise. Pengen trekking ke sana lagi :).

      Reply

  2. 11/16/2015 @ 8:58 am aprie

    Kalau pas sunset di sana kelihatan gak, Mbak?

    Reply

    • 11/20/2015 @ 12:16 pm Euis Sri Nurhasanah

      Katanya sunset juga bagus, tapi belum melihatnya sendiri sih. Ya kebayang aja pulangnya gelap :D.

      Reply

  3. 11/16/2015 @ 12:47 pm Susindra

    Bagus Mbak…. Swear…..

    Reply

  4. 11/17/2015 @ 9:15 am Dian Ravi

    Kereeeen banget. Sayang udah berkali-kali rencana kesana tapi selalu gagal. Semoga secepatnya berhasil sampai

    Reply

  5. 11/19/2015 @ 10:53 am Nathalia Diana Pitaloka

    pengen banget ih ke sini… trekking rame2 yuk 😀

    Reply

    • 11/20/2015 @ 12:18 pm Euis Sri Nurhasanah

      Yuk… Pengen trekking pagi2 kesana 😀

      Reply

    • 12/17/2016 @ 4:53 am Mira

      That’s a quit-kwitced answer to a difficult question

      Reply

  6. 11/21/2015 @ 8:13 pm Mukhamad Aristo

    Destinasi yg bagus nie. . . Perlu di kunjungi suatu saat

    Reply

  7. 11/22/2015 @ 9:05 pm @HEYDEERAHMA

    Kapan-kapan mau ah mampir kesini 😉

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloBandungku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool