Citumang

Citumang, Primadona Wisata Body Rafting

Ezytravellers suka petualangan penuh tantangan? Mungkin ala-ala Tom Sawyer karangan Mark Twain. Mendaki gunung, terjun dari ketinggian, dan berenang di sungai. Semua paket petualangan itu ada di Citumang. Terbayang kan menjelajahi keindahan alam yang asri dan sungai yang warna airnya kebiruan, seru sekali.

Citumang

Salah satu titik point jumping di Citumang: Green Valley.

Tempat wisata Citumang berada di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Asal muasal nama Citumang dari Bahasa Sunda “Cai” yang artinya air, dan kata “Numpang” yaitu cai numpang adalah air sungai yang mengalir di bawah tanah. Namun kisah lainnya, diberi nama Citumang berdasar kepercayaan masyarakat akan legenda tentang seekor buaya buntung bernama Si Tumang. Masyarakat percaya akan kehadiran buaya tersebut sehingga namanya dipakai untuk nama sungai tersebut.

Sesampainya di Citumang, kita sudah disuguhi udara segar dan pemandangan serba hijau yang memanjakan mata. Titik pertama yang bisa dituju adalah Curug Lampeng Green Valley yang memiliki bebatuan untuk terjun ke air dengan ketinggian tiga hingga lima meter. Untuk menuju ke sana, Ezytravellers harus berjalan sekitar kurang lebih lima belas menit. Perjalanan itu pasti tidak akan terasa karena pemandangan pepohonan di kiri-kanan membuat Ezytravellers betah, tahu-tahu kita sudah sampai ke tempat.

Citumang

Terjun dari ketinggian lima meter.

Capek berjalan langsung hilang saat melihat curug di bawah kita. Dari jauh saja sudah terasa kesejukan airnya yang berwana kebiruan. Pemandu kemudian memberikan kita pelampung sebelum turun ke sana. Ada dua batu paling favorit untuk terjun ke air, yang pertama ketinggiannya sekitar tiga meter, kemudian yang kedua sekitar lima meteran. Awalnya saya takut terjun berhubung saya memang phobia ketinggian, tapi saat berdiri di batu, keberanian itu akhirnya muncul, mendorong saya untuk terjun ke air. Pada batu kedua yang lebih tinggi, kalau Ezytravellers merasa sedikit takut seperti saya, Ezytravellers bisa terjun ditemani instruktur.

Citumang Green Valley

Berenang di Green Valley.

Setelah terjun, muncul perasaan lega dan bahagia sekaligus. Malah mungkin, Ezytravellers akan betah berenang di sungainya. Mengikuti arus, dan naik bolak-balik ke atas batu untuk terjun lagi dan lagi. Namun jangan terlalu lama, karena petualangan kita masih panjang.

Citumang

Goa Kalinumpang di Citumang.

Dari Green Valley, Ezytravellers akan diajak pemandu ke titik selanjutnya, yaitu goa Goa Kalinumpang. Menuju ke sana, kita harus berjalan lagi sekitar lima belas menit lagi. Pastikan memakai alas kaki yang nyaman dan anti selip ya, karena Ezytravellers akan menjelajah hutan lagi. Di titik selanjutnya itu, kita diajak body rafting masuk ke Goa Kalinumpang. Body rafting adalah menyusur sungai mengikuti aliran air menggunakan pelampung. Ezytravellers akan melakukan body rafting beriring-iringan dengan mengaitkan kaki ke ketiak yang lainnya dipimpin pemandu. Nikmati saja tubuh kita yang mengambang dengan tubuh diselimuti kesejukan air. Tidak usah melawan arus air, relakskan saja seluruh tubuh. Kegiatan ini sangat aman karena para pemandu yang memimpin iringan kita sudah sangat terlatih.

Citumang

Body rafting di Citumang

Kedalaman air di Goa Kalinumpang sekitar tiga sampai delapan meter. Pemandu akan mengajak Ezytravellers masuk sampai ujung hingga menyentuh batuan yang sebenarnya kalau terbuka, terhubung langsung ke Green Valley. Di Citumang, Ezytravellers bisa menjelma Tarzan karena ada akar gantung untung bergelayut sebelum menceburkan diri ke sungai. Masih kurang menantang? Di mulut Goa Kalinumpang ada akar yang bisa dinaiki menuju ke batuan besar tempat Ezytravellers bisa terjun ke air dengan ketinggian tujuh meter. Dibutuhkan nyali tinggi untuk meloncat dari sana. Namun kalau bisa menaklukan ketakutan, pasti jadi pengalaman yang tidak terlupakan.

Citumang

Terjun dari ketinggian tujuh meter di Citumang.

Jangan dulu puas dengan semua pengalaman itu, karena Ezytravellers masih akan diajak menjelajah sepanjang Sungai Citumang dengan cara body rafting. Sungai Citumang ini membelah hutan jati, jadi terbayang kan pemandangan luar biasa seperti apa yang bisa Eztravellers nikmati sambil body rafting? Tubuh kita akan meliuk-liuk mengikuti bentuk sungai, sesekali Ezytravellers harus meloncat saat melewati air terjun kecil. Bahkan pada air terjun utama–yang tidak begitu besar–pada musim kemarau dapat dimasuki. Di dalamnya Ezytravellers akan menemukan tempat melingkar yang mengikuti bentuk batu besar. Tempat itu dapat kita lewati sambil berjalan. Luar biasa sekali kan. Penjelajahan air ini akan berakhir di waduk dekat pintu masuk kawasan wisata Citumang.

Citumang

Nasi liwet

Selesai bertualang, pemandu akan menyediakan nasi liwet yang masih mengepul-ngepul dengan sambal mantap yang memanjakan perut Ezytravellers. Perasaan bahagia, keseruan, keceriaan, dan kelelahan selepas jadi petualang akan membuat rasa makanannya enak berlipat-lipat.

Ezytravellers bisa menikmati semua paket perjalanan tadi dengan membayar seratus lima puluh ribu rupiah per orang. Fasilitasnya melingkupi tour leader, tiket masuk, alat body rafting, instruktur, asuransi, standar P3K, makanan, dan dokumentasi. Iya, lengkap dengan dokumentasinya. Eztravellers akan melihat salah satu pemandu berenang-renang sambil membawa kamera untuk memotret kita.

Citumang

Pemandangan Sungai Citumang.

Selamat bertualang, Ezytravellers. Siap-siap mengalami adrenalin rush!

Citumang, Primadona Wisata Body Rafting
5 (100%) 5 votes
(Visited 365 times, 1 visits today)


About

Blogger yang kadang suka berfantasi mengalami time slip ke masa lalu.


'Citumang, Primadona Wisata Body Rafting' have 4 comments

  1. 11/19/2015 @ 3:02 pm awen

    Heu jadi inget dulu bareng temen. naik akar sih lutut gx gemeter, tpi pas mau loncata…hahahha asliii ngeri mba 😀
    airnya dingin bangget ya mba? 😀 dulu sih ksana kbtulan lgi ha;lodo panjang, jadi gx bsa sampai finish.
    eh ya bule” juga banyak tuh yang main air disanaya mba. 🙂

    Reply

  2. 11/19/2015 @ 3:30 pm Akarui Cha

    Wahhh swru bangetttttt. Etapi ga bakalan ada ular kan di sana? Ihhh pengen banget nyobain main ke sana. Mudahan kapan-kapan.

    Reply

  3. 11/22/2015 @ 9:26 am bay

    perlu perjuangan untuk mencapai ketempat yang indah

    Reply

  4. 11/25/2015 @ 10:46 am Nathalia Diana Pitaloka

    ih cantik banget… tp saya ga bisa ngambang huhu…

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloBandungku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool